JAKARTA, 28 Juli 2025 – Indonesia AI menyelenggarakan corporate training dengan tema “AI Essentials for Business Impact: Project Use Case with Computer Vision” untuk tim engineer dari Mitra Parama Indonesia. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid melalui Zoom dan tatap muka di kantor pusat Mitra Parama hingga 26 Agustus 2025.
Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai kecerdasan buatan, khususnya di bidang computer vision yang saat ini semakin banyak diterapkan dalam dunia industri. Program berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai dari persiapan dengan penguatan fundamental Python, kemudian pelatihan dasar mengenai machine learning dan computer vision, dilanjutkan dengan materi lanjutan tentang object detection dan object segmentation menggunakan Vision-Language Model.
Sebagai bagian dari pelatihan, peserta juga mengerjakan proyek use case berupa Liveness Detection, yaitu teknologi verifikasi biometrik untuk memastikan keaslian identitas wajah. Proyek ini dipilih karena relevan dengan kebutuhan industri akan sistem keamanan berbasis AI yang lebih akurat dan dapat mencegah praktik pemalsuan identitas.
Materi yang diberikan dalam program ini mencakup fundamental Python for AI dan data science, dasar-dasar deep learning dan machine learning, computer vision dan signal processing, hingga pembahasan mendalam mengenai object detection dan object segmentation berbasis Vision-Language Model. Melalui kurikulum tersebut, peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diarahkan untuk mampu mengimplementasikan teknologi AI secara praktis sesuai kebutuhan bisnis.
Pemilihan computer vision sebagai fokus pelatihan didasari oleh semakin luasnya penerapan teknologi ini, mulai dari manufaktur, retail, kesehatan, hingga keamanan digital. Indonesia AI menilai penguasaan computer vision akan mendorong efisiensi kerja, memperkuat sistem keamanan, sekaligus membuka peluang inovasi baru yang dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan bisnis.
Perwakilan Manajemen Mitra Parama Indonesia, Reza Adhitya, menyampaikan bahwa tujuan dari keikutsertaan timnya dalam program ini adalah untuk memahami fundamental dalam pembuatan AI, termasuk proses alur dan persiapan yang dibutuhkan. “Tujuan akhirnya adalah agar tim MPI (Mitra Parama Indonesia) AI dapat hadir dalam perkembangan teknologi AI ini, khususnya di Indonesia. Dengan bekal ini, kami berharap MPI AI mampu membuat sebuah model bisnis baru,” ungkapnya. Reza juga menambahkan harapannya terhadap pelatihan ini. “Semoga ilmu yang telah diberikan pada proses pembekalan materi kemarin dapat menjadi bahan bakar yang bagus untuk MPI AI,” ujarnya.
Indonesia AI menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan tantangan industri. Melalui corporate training ini, diharapkan peserta dapat memperoleh keterampilan teknis sekaligus wawasan strategis dalam menerapkan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan kerja. Kerja sama dengan Mitra Parama Indonesia ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang mampu mempercepat adopsi teknologi AI di sektor industri nasional.
Artikel terkait
Monitoring Target Ibadah Ramadhan Berbasis AI
24 Feb 2026 • 09:03 WIBMengelola Workflow Digital yang Lebih Efisien dengan Teknologi AI
15 Jan 2026 • 18:00 WIBIndonesia AI dan PT Kliring Penjamin Efek Indonesia Kolaborasi dalam Pelatihan “AI for Business Intelligence Analyst”
10 Nov 2025 • 16:04 WIB