Blog
Artikel & Berita terkini - [Corporate Training]
Jakarta – Indonesia AI bekerja sama dengan Alfamidi menyelenggarakan corporate training bertema “Generative AI for User: Utilize AI Tools for Improving Workflow” pada 30 Juli 2025. Pelatihan ini dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom dan diikuti oleh seluruh tim manajer dari cabang Alfamidi di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai Generative AI serta penerapannya dalam mendukung produktivitas kerja. Materi utama yang diberikan meliputi fundamental AI dan prompt engineering. Selain sesi materi, pelatihan ditutup dengan exercise use case, di mana setiap divisi diminta mempresentasikan contoh penerapan AI sesuai kebutuhan operasional di area masing-masing. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Alfamidi untuk memastikan para manajer mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, khususnya di era digital yang semakin menuntut efisiensi kerja. Dengan ribuan data transaksi dan laporan operasional yang harus diproses setiap hari, penggunaan teknologi AI dinilai sangat relevan untuk membantu mempercepat proses kerja dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Learning Operations Manager Alfamidi, Ibu Tety Rusmiati, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah agar para manajer dapat bekerja lebih efektif dengan memanfaatkan AI. “Dengan adanya AI, teman-teman tidak perlu merasa terancam. Justru AI harus dipandang sebagai partner kerja yang membantu pekerjaan administratif, sehingga kita bisa naik kelas, melakukan upskilling, dan fokus pada hal-hal strategis,” ujarnya. Melalui penguasaan prompt engineering, peserta didorong untuk dapat memaksimalkan potensi AI tools yang digunakan. Dengan begitu, keluaran yang dihasilkan AI bisa lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi, mulai dari penyusunan laporan, ringkasan data, hingga pembuatan materi operasional. Selain memberikan pemahaman teknis, training ini juga ditujukan untuk menumbuhkan pola pikir baru di kalangan peserta bahwa teknologi bukanlah ancaman, melainkan peluang. Dengan memanfaatkan AI untuk tugas administratif, para manajer dapat lebih fokus pada pengelolaan tim, strategi bisnis, dan pengambilan keputusan penting. Hal ini sejalan dengan tuntutan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Indonesia AI sebagai penyelenggara training menekankan pentingnya transfer pengetahuan praktis yang langsung dapat diterapkan di tempat kerja. Dengan metode pelatihan yang aplikatif, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman nyata melalui studi kasus yang sesuai dengan tantangan di lapangan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Alfamidi untuk memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di sektor ritel. Dengan dukungan keterampilan baru, para manajer diharapkan mampu mendorong transformasi digital perusahaan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Sebagai bentuk komitmen dalam membangun kapabilitas digital internal, Best Agro Internasional bekerja sama dengan Indonesia AI menyelenggarakan program corporate training bertema AI Essentials for Business Impact: From Fundamentals to Practical Implementation, yang menyasar peserta dari berbagai bidang dalam divisi IT. Pelatihan ini diawali dengan fase persiapan intensif selama dua pekan, mulai tanggal 25 April hingga 3 Mei 2025, yang mencakup penyamaan pemahaman dasar, termasuk penguasaan Python Programming sebagai bahasa pemrograman utama yang digunakan dalam pengembangan AI. Tahap ini juga berfungsi sebagai prasyarat untuk memastikan seluruh peserta memiliki bekal yang setara sebelum memasuki materi inti. Pelaksanaan Online Training dimulai pada 9 Mei hingga 11 Juli 2025, dalam 10 sesi pembelajaran berdurasi 3 jam per sesi, yang dilakukan secara virtual dan interaktif. Selama program berlangsung, peserta mendalami dua topik utama: Machine Learning (ML) dan Natural Language Processing (NLP), dengan kurikulum yang dirancang untuk menjangkau materi dasar hingga tingkat lanjutan. Materi disesuaikan dengan kebutuhan sektor agribisnis dan operasional Best Agro, sehingga peserta tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga terlibat langsung dalam beberapa studi kasus aplikatif yang mencerminkan tantangan nyata di lapangan. Studi kasus ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta dalam menerapkan teknologi AI dalam konteks industri perkebunan dan pengolahan hasil bumi secara efisien dan berdampak Program ini menjadi langkah strategis bagi Best Agro untuk memperkuat SDM internal agar siap menghadapi tantangan transformasi digital, sekaligus membuka peluang baru dalam pemanfaatan AI untuk mendorong efisiensi dan inovasi berkelanjutan. “Harapannya, kami dari tim IT bisa berpartisipasi dalam project-project AI dan juga bisa membuat laporan yang berbicara untuk perusahaan,” ungkap Denny Zefanya (Information Technology Officer – Best Agro Internasional) saat menyampaikan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. Sebagai mitra penyelenggara, Indonesia AI terus berupaya menyediakan program pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, dengan pendekatan pembelajaran praktikal dan berbasis studi kasus, agar setiap peserta mampu mengaplikasikan AI secara langsung dalam pekerjaan mereka.
Depok, 2025 – Menyambut era kecerdasan buatan yang semakin berkembang pesat, Allianz Indonesia mengambil langkah strategis dengan mengadakan pelatihan intensif bertema “AI Essentials for Business Impact: From Fundamentals to Practical Implementation.” Program ini digelar sebagai upaya mempersiapkan talenta internal agar siap menghadapi transformasi digital sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di tengah revolusi teknologi AI yang semakin cepat. Pelatihan ini diselenggarakan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah persiapan pelatihan yang berlangsung mulai tanggal 11-26 April 2025 dan dilanjutkan tahap kedua adalah In-House Training yang berlangsung secara offline selama 7 hari, yang dilakukan pada rentang 28 April - 8 Mei 2025.. Pelatihan ini diikuti oleh karyawan Allianz dari lintas bidang IT seperti Software Engineering dan Business Analyst. Dalam program ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai teknologi Artificial Intelligence (AI) mulai dari konsep dasar hingga aplikasi praktis yang relevan dengan konteks bisnis. Allianz bermaksud membekali timnya dengan kemampuan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif untuk mendukung inovasi dan efisiensi operasional. Kerjasama Allianz dengan Indonesia AI sebagai mitra pelatihan menghadirkan kurikulum yang terstruktur secara bertahap. Materi pelatihan mencakup tiga bidang utama AI, yaitu Machine Learning (ML), Computer Vision (CV), dan Natural Language Processing (NLP), dimulai dari pengenalan fundamental AI dilanjutkan dengan pendalaman teknik dan implementasi pada studi kasus bisnis nyata. Pendekatan pembelajaran yang mengedepankan praktik ini dipandu oleh mentor-mentor profesional yang berpengalaman di bidang AI Engineering, sehingga peserta mendapatkan pengalaman langsung yang relevan dengan tantangan di dunia kerja. Estuda Maharyo Basuki, salah satu peserta pelatihan mengapresiasi materi yang disampaikan. Ia menilai kurikulum sudah sangat terstruktur dan progresif sesuai dengan tingkat kesulitan yang harus dikuasai. “Materi yang disajikan mencakup sejarah dan perkembangan teknologi AI secara lengkap, serta bagaimana penerapannya pada kasus nyata di lapangan. Use case yang diberikan pun merupakan skenario praktis yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan profesional sehari-hari,” ujarnya Salah satu pencapaian menarik dalam pelatihan ini adalah keberhasilan peserta dalam menyusun portfolio project berbasis studi kasus dari Allianz. Salah satu proyek unggulan adalah sistem Deteksi Umur Plat Nomor menggunakan Chatbot dan Object Detector, di mana peserta merancang solusi berbasis AI untuk mengenali plat nomor kendaraan dan memperkirakan usia kendaraan melalui interaksi dengan chatbot cerdas. Proyek ini memadukan kemampuan deteksi visual (object detection) dengan teknologi Natural Language Understanding untuk menghadirkan solusi yang efisien dan terintegrasi. “Proyek-proyek yang diberikan sangat membantu dalam memahami teori secara mendalam, apalagi dengan dukungan bimbingan mentor dan pelayanan panitia yang sangat profesional,” kata Irnawan Eka Putra sebagai Lead Software Engineer yang menjadi peserta pelatihan. Kolaborasi antara Allianz dan Indonesia AI ini menegaskan pentingnya sinergi antara korporasi dan penyedia edukasi teknologi dalam menghadapi tantangan era digital. Allianz tidak hanya mengembangkan kapabilitas teknis karyawan, tetapi juga mendorong budaya inovasi yang berbasis data dan teknologi di seluruh lini organisasi. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Allianz untuk terus adaptif dan kompetitif di tengah percepatan transformasi digital. Sebagai mitra transformasi digital terpercaya, Indonesia AI berkomitmen untuk terus memberikan program edukasi dan pendampingan teknologi AI yang aplikatif dan berdampak nyata bagi perusahaan dan institusi di Indonesia. Melalui kerja sama seperti ini, harapannya semakin banyak organisasi yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan AI demi meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis.